Ingin Turunkan Berat Badan Hanya Dengan Berjalan Kaki Saja? Simak Suggestions Ampuh Berikut Ini

Jalan kaki bisa mengurangi risiko terkena hipertensi, kolesterol tinggi, diabetes, dan penyakit kardiovaskular. Untuk menurunkan 0,5 kg seminggu, kita perlu membakar 500 kali per hari. Nah, untuk bisa mencapai goal itu, kita perlu olahraga jalan kaki sejam per hari.

Meski begitu diakui, terjadi banyak inkonsistensi hasil dari berbagai penelitian yang dia ukur dan hal itu kemungkinan disebabkan oleh faktor pola makan dan kebiasaan berolahraga. Melakukan latihan yang sama setiap hari bisa meningkatkan risiko cedera. Pada umumnya, kecepatan rata-rata untuk berjalan di atas treadmill adalah 4 hingga 6 mph. Kamu bisa meningkatkannya atau menambah menit untuk membuat latihan ini lebih optimal dalam membakar lemak dan kalori. Hill adalah istilah untuk melakukan latihan di atas treadmill yang ‘menanjak’. Mengutip dari Healthline, latihan hill dengan jalan cepat atau berlari bisa membakar lebih banyak kalori, karena tubuh harus bekerja lebih keras.

“Bahkan meski berat badan tidak turun dengan signifikan, jalan kaki bisa menurunkan lingkar paha dan perut,” tambahnya. Sebagai ilustrasi, bagi orang dengan berat badan 70 kilogram, berlari dengan kecepatan delapan kilometer per jam dapat membakar 606 kalori. Sebagian orang mungkin tak punya banyak waktu, sehingga tak dapat meluangkan waktu selama 30 menit untuk berjalan kaki.

Jalan cepat bisa membuat kurus

Metode ini akan membantumu menghindari makan berlebih dan menjauhkan kamu dari kalori dan lemak jahat. Untuk gerakan anantasana, cukup rebahkan tubuhmu dalam posisi miring dan angkat kaki kanan sambil mencoba menggapainya dengan tangan kanan. Tahan posisi ini selama satu menit dan gantilah kaki yang ditekuk. Untuk mempraktikkannya, cukup lewati 2 anak tangga sekaligus dan kembali lagi ke posisi semua.

Gunakan alat pengukur praktis seperti health tracker untuk menakar detak jantung saat berolahraga. Selain itu, hal itu juga dipengaruhi oleh jumlah otot minim lemak, intensitas olahraga, dan durasi. Arteaga mengaku selalu berusaha melakukan hal terbaik bagi dirinya, termasuk dalam usaha penurunan berat badan ini. “Saya rasa 90 persen pencapaian penurunan berat badan ini datang dari pola food regimen yang saya jalani.”

Untuk bisa melakukan latihan seperti itu, tutur pakar gizi olahraga Mury Kuswari, seseorang harus melewati tahapan adaptasi anatomis terlebih dahulu. Adaptasi anatomis itu sendiri harus dicapai lewat olahraga juga. Jadi, jangan heran jika sprinter Lalu Muhammad Zohri bisa berlari menempuh jarak 100 meter dalam 10 detik, lalu finis sambil tetap tersenyam-senyum.

Adapun karakteristik subjek penelitian dalam riset Ricardo Borges Viana dan kawan-kawan jauh lebih beragam. Karena sel-sel yang sibuk memproduksi energi itu harus segera memperoleh bahan baku oksigen yang cukup dengan cepat, jantung pun turun tangan. Namun, tidak Wieslander juga Lomberg yang bisa menorehkan namanya dalam keabadian dunia olahraga seperti Holmer. Holmer-lah yang merevolusi rezim latihan para atlet untuk bisa mencapai titik kemampuan yang lebih ekstrem dari sebelumnya. Orang awam, tentu bakal “rontok” jika mengikuti siklus latihan yang sama. “Non-atlet tentu perlu waktu anatomical adaptation yang lebih lama,” ujar Mury, yang juga pelatih olahraga jebolan Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung.