Saatnya Makan Singkong Untuk Mengganti Nasi

Padahal sebenarnya, nasi menjadi sumber energi dengan kandungan karbohidrat baik dikonsumsi dengan porsi seimbang. Seseorang yang mengikuti diet sangat rendah karbohidrat mungkin membatasi asupan buah karena buah juga mengandung gula. Namun, bagi kebanyakan orang, buah merupakan pengganti asupan yang sehat untuk camilan manis dan makanan olahan. Selain itu, talas cukup direkomendasikan menjadi pengganti nasi lantaran komponen karbohidrat yang berupa pati mudah dicerna. Makanan ini juga bermanfaat untuk mencegah resiko gangguan jantung dan tekanan darah tinggi.

Berbagai macam olahan makanan berbahan singkong di antaranya tepung tapioka, singkong rebus, singkong goreng, keripik singkong, dan gaplek. Masyarakat memang sudah ketergantungan terhadap nasi putih, karena memang sejauh ini, nasi putih dianggap sebagai makanan pokok bagi masyarakat Indonesia. Sedangkan selain nasi, ke 8 jenis makanan di atas pun dapat dijadikan sebagai penggantinya. Buah yang satu ini dipercaya memiliki banyak khasiat untuk menurunkan risiko kematian akibat penyakit. Selain kaya zat antioksidan dan vitamin C, sebuah apel sedang mengandung 25 gram karbohidrat.

Sedangkan untuk nasi putih memiliki Indeks Glikemik sekitar 88 hingga 89. Dengan ini bisa disimpulkan bahwa nasi putih tidak baik dikonsumsi berlebih oleh seseorang. Karena jika dikonsumsi secara berlebih secara terus menerus bisa meningkatkan resiko Obesitas hingga Diabetes.

Ubi dan singkong pengganti nasi

Makanan yang sering dimasak dalam bentuk sup ini, juga kaya akan kandungan protein. Namun untuk mengkonsumsi singkong sebaiknya kalian berhati-hati lantaran makanan ini mengandung zat kimia glikosida sianogen yang dapat melepaskan sianida dalam tubuh. Hal ini mungkin jadi dilema bagi kalian yang sedang menjalani food regimen. Sebab, nasi terkadang dihindari karena dianggap menyebabkan berat badan naik dengan cepat.

Talas juga baik dikonsumsi untuk menurunkan resiko terkena penyakit jantung, hipertensi, dan tekanan darah tinggi. Ada banyak cara untuk mengolah makanan yang satu ini jadi pengganti nasi. Ada beragam nutrisi dalam ubi, mulai dari beta karoten, vitamin A, B6, C, kalium dan serat yang tinggi.

Manfaat singkong dalam membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh didapat dari kandungan vitamin C dan beta-karoten yang cukup tinggi. Singkong memiliki kandungan flavonoid dan serat yang dapat melindungi tubuh dari berkembangnya sindrom metabolik dan komplikasi terkait lainnya. Dengan nutrisi-nutrisi ini, singkong dapat memenuhi kebutuhan gizi Moms dan keluarga sekaligus menjadi sumber energi.

Pastikan jenis singkong yang Diabestfriends konsumsi memiliki kandungan sianida yang rendah. Pastikan juga singkongnya diolah dengan baik sebelum dikonsumsi, supaya kadar sianidanya semakin menurun. Untuk lebih jelasnya, sebaiknya Diabestfriends konsultasi dulu dengan dokter sebelum mengonsumsi singkong. Nikmatnya singkong rebus juga membantu mengendalikan kolesterol, lho.

Caranya sangat mudah, Anda tinggal membuat adonan telur kocok yang dibumbui dengan garam, lada dan daun bawang. Goreng telur di atas pinggan datang, tuang papeda lalu gulung dan tusuk dengan tusukan sate. Papeda gulung telur ini cocok juga disantap sebagai camilan sore hari. US News melansir, kembang kol jadi salah satu sayuran yang diprediksi tepat untuk menggantikan ketenaran nasi sebagai makanan pokok. Jika biasa mengonsumsi kentang yang digoreng dengan banyak minyak, cobalah resep lain yang lebih sehat. Koki ternama, Jamie Oliver pernah membuat resep kentang panggang yang tampak nikmat.

Tidak hanya memenuhi asupan karbohidratmu, tetapi ubi jalar juga memberimu vitamin A dan folat yang baik untuk tubuh khususnya yang berhubungan dengan fungsi darah dan daya tahan tubuh. Ini berarti bahwa, makanan tinggi pati resisten dapat membantu dalam mengelola kadar gula darah dan mengurangi penyerapan kalori. Talas disarankan sebagai pengganti nasi karena komponen karbohidratnya yang berupa pati mudah dicerna.