Wali Kota H Paisal

Tenaga pendidik dan kependidikan termasuk salah satu sasaran prioritas tahap kedua vaksinasi COVID-19. Dengan memprioritaskan pemberian vaksin kepada PTK, diharapkan kegiatan belajar mengajar tatap muka bisa segera dilakukan. Presiden RI Joko Widodo meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi bagi guru dan tenaga pendidik tersebut. Presiden mengatakan pelaksanaan vaksinasi berjalan lancar dan berharap bisa dilakukan juga di sekolah lain.

Kegiatan vaksinasi tersebut dilakukan di mal yang dikelola PT Lippo Malls Indonesia dan di Rumah Sakit Siloam. Menurut Nadiem, hal itu dilakukan karena semakin muda peserta didik atau jenjang sekolah, semakin sulit melakukan pendidikan jarak jauh. “Harapan kami adalah semuanya berjalan lancar dengan pelaksanaan vaksinasi terlebih dahulu, sehingga kegiatan belajar mengajar dapat digelar sesuai aturan yang ditetapkan. Sampai saat ini, pihaknya belum mengetahui jadwal vaksinasi bagi tenaga pendidik. “Belum ada jadwal, karena yang menjadi kewenangan pemerintah kota yaitu TK, SD dan SMP.

Adapun jumlah keseluruhan guru dan tendik di semua jenjang pendidikan mencapai fifty three ribu orang. “Mengajukan ke sini, kita verifikasi apa yang ditawarkan kegiatan tatap muka itu. Rasio tadi, fasilitas prokes dilengkapi dan persetujuan dengan orang tua,” jelasnya. Menyinggung wacana belajar tatap muka, ia menyambut baik dan menunggu lanjutan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengenai teknis pelaksanaannya. Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Jamaluddin menuturkan pelaksanaan kegiatan belajar secara daring saat ini masih terus berjalan dan dengan pengawasan oleh pimpinan di setiap wilayah. Ia berharap dengan guru terus divaksin, proses pendidikan di Batam tak lagi jadi masalah.

Vaksin bagi guru swasta

Terpisah, Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Dumai, Dameria mengimbau kepada para orang tua agar menyediakan fasilitas-fasilitas protokol kesehatan untuk putra-putrinya yang akan bersekolah. “Prioritas vaksin dialokasikan untuk guru yang mengajar jenjang yang lebih muda dahulu. Dari jenjang PAUD, SD dan SLB baru kemudian jenjang SMP, SMA dan perguruan tinggi,” ujar Nadiem, dikutip dari Kantor Berita Antara.

Bagi orang lanjut usia , sudah bisa mendapatkan persetujuan untuk diberikan vaksin COVID-19. “Jadwal dan lokasi vaksinasi akan diinformasikan oleh Dinas Kesehatan atau Dinas Pendidikan atau Kantor Wilayah Kemenag di masing-masing daerah,” seperti dikutip dari akun Instagram kemdikbud.ri. Ia menambahkan vaksinasi ini sangat penting sekali dan masyarakat luas agar tidak takut untuk divaksinasi. Sebab, vaksinasi sangat baik untuk mencegah tertular virus SARS-CoV-2. “Vaksin semuanya berjalan lancar, para guru, pendidik semuanya telah dimulai dan kita harapkan nanti setelah Provinsi DKI Jakarta semua provinsi juga melakukan hal yang sama,” katanya. Diduga karena carut marutnya information ini, saat ini Dinkes Kota Pekanbaru sedang berupaya untuk mengambil kembali vaksin untuk dikumpulkan di Dinkes Kota Pekanbaru, sekaligus melakukan sinkronisasi data vaksin Covid-19.

Namun pihaknya mengaku belum tahu pasti, kapan vaksinasi Covid-19 untuk tenaga pendidik dilakukan, karena hingga kini belum asa konfirmasi lebih lanjut dari dinas terkait. Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan, Dinas Pendidikan Kota Blitar, Esti Widasih mengatakan, pendataan tenaga kependidikan di Kota Blitar sudah dilakukan sejak minggu lalu, sesuai arahan dari Dinas Kesehatan. Deposit Pulsa Tanpa Potongan Menurut Esti, ada 2.372 guru dan tenaga pendidik yang terdata untuk vaksinasi Covid-19. Jumlah itu terdiri dari tenaga kependidikan negeri-swasta, dari tingkat PAUD-SMP, termasuk Pusat Layanan Autis Kota Blitar. Sementara Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi mengatakan, pelaksanaan vaksinasi tenaga pendidik didukung vaksinator dari berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.